Masa Depan Yang Sudah Redam
(Abstrak)
Namanya
Khea.. satu orang yang saya tau sejak lama, namun baru kenal setelahnya. kita satu
SMP dan SMA, tapi saya baru benar benar mengenalnya di SMA.
Kalau saya boleh menggambarkannya, dia cukup tinggi, berkulit sawo matang, rambut
sedikit keriting, dan mata yang terlihat sayu.
Kita cukup dekat selama 4 tahun. Ya itu menurut saya, bukan kita. maaf kalau egois. karna saya menghitung kedekatan itu sejak saya mulai mengajaknya berbincang duluan tentang cerita pribadi saya. pun, saya akan menganggap kedekatan itu berakhir ketika saya sudah tidak lagi berminat berbagi cerita kehidupan pribadi lagi kepadanya.
Dan benar, itu sudah berakhir. saya sudah tidak lagi berbagi cerita dengannnya sejak 5 bulan lalu semenjak tulisan ini diterbitkan.
“hah
apanya yang berakhir? Kan Cuma teman dekat?”
Iya, saya tau. tidak perlu dipertegas. cuma teman dekat. Tapi kita memilih menjadi teman dekat, karna saya menolak
untuk menjadi suatu hubungan erat. Dan yaa.. layaknya pertemanan biasa, kita
berakhir lantaran dia memilih untuk menjalin hubungan dengan dia yang lainnya. Hubungan
lebih dari teman dekat yang tidak bisa dia dapatkan dari saya yang sesaat.
Tangerang,
15 Mei 2020
Alfathunnisa

Komentar
Posting Komentar